Pengadaan Koleksi Perpustakaan sekolah
Perpustakaan memiliki peranan penting dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah baik di tingkat dasar maupun menengah. Bahkan dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 1989 disebutkan bahwa setiap sekolah wajib memiliki perpustakaan.

Kenapa setiap sekolah wajib memiliki perpustakaan?

Kenapa koleksi buku Perpustakaan Sekolah wajib beragam?

Sebagaimana tercantum dalam Instrumen Akreditasi Perpustakaan Sekolah yang diterbitkan oleh Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional RI Tahun 2018, yang mewajibkan adanya koleksi buku yang beragam, mulai dari buku fiksi dan nonfiksi, buku referensi (kamus, ensiklopedia), dan lain-lain.

Karena dengan koleksi perpustakaan sekolah yang beragam dan tidak terbatas, maka siswa dan guru tidak akan pernah bosan untuk selalu membaca buku-buku yang ada. Selesai satu buku, masih ada judul buku lainnya yang bisa mereka baca. Dengan budaya baca yang baik, maka siswa dan guru akan pintar dan berprestasi, sehingga mampu mengangkat sekolah menjadi Sekolah Unggulan.

Karena setiap siswa dan guru memiliki ketertarikan yang berbeda satu sama lain, ada yang suka buku novel, cerpen, referensi, dan sebagainya.

Darimana dana untuk operasional dan belanja koleksi buku Perpustakaan Sekolah?

Memakai Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), sebagaimana tercantum dalam Permendikbud No. 6 Tahun 2021 tentang Juknis Pengelolaan Dana BOS Reguler, yang mewajibkan agar sekolah menggunakan Dana BOS salah satunya untuk Pengembangan Perpustakaan.

Memakai Dana BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) yang dikeluarkan dan diatur oleh Pemerintah Daerah, yang salah satunya wajib dibelanjakan untuk mengembangkan Perpustakaan dan Literasi sekolah.

Memakai Dana CSR Perusahaan. Sekolah bisa mengajukan proposal permohonan bantuan dana CSR untuk kebutuhan belanja koleksi buku perpustakaan kepada perusahaan-perusahaan tertentu di wilayah kota/kabupaten tempat sekolah tersebut berada. Karena pada umumnya setiap perusahaan memiliki Dana CSR yang memang khusus disumbangkan ke lembaga-lembaga kemasyarakatan, termasuk lembaga pendidikan atau sekolah.

Memakai Dana Swadaya Warga Sekolah atau Orangtua Siswa. Guna menunjang prestasi anaknya, tentu orangtua siswa dengan tingkat ekonomi menengah ke atas tidak akan keberatan menyumbangkan dana untuk kebutuhan belanja koleksi buku Perpustakaan Sekolah. Demikian pula dengan guru dan warga sekolah lainnya, bisa bergotong royong untuk biaya belanja perpustakaan. Contoh kecil yang sudah diterapkan oleh beberapa sekolah adalah, setiap siswa yang lulus, diminta untuk menyumbangkan minimal 1 buku untuk koleksi perpustakaan sekolah.

Bagaimana dan dimana Bapak/Ibu pengelola perpustakaan sekolah hendak memperoleh dan membeli koleksi buku-buku perpustakaan terbaik ?

Bapak/ibu pengelola perpustakaan sekolah dapat menunjuk kami sebagai mitra dalam menyediakan koleksi buku-buku perpustakaan. Kami akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi semua mitra relasi kami. Agar terus dipercaya menjadi mitra terbaik bagi perpustakaan dalam proses pengadaan koleksi buku, maka kami terus menggenjot kinerja kami serta meningkatkan mutu layanan dalam hal:
Jika ada pertanyaan, jangan segan-segan untuk menghubungi kami melalui kontak yang tersedia

Segera hubungi kami untuk memperoleh katalog buku dan HARGA PENAWARAN TERBAIK dengan cara mengisi formulir di bawah ini: