Pejuang Literasi

Muhammad Noer, Pegiat Literasi dari Pelosok Desa untuk Indonesia

Kota Garam, begitu orang sering menyebut tanah Kartini yang ada di Kabupaten Rembang ini. Sebuah kabupaten yang teletak di ujung timur Provinsi Jawa Tengah. Dari Kota Rembang berjalan menggunakan kendaraan dengan jarak kurang lebih dua puluh lima kilometer ke arah tenggara, maka Anda akan sampai ke sebuah desa yang bernama Gunem. Di desa dan kecamatan Gunem ini berdiri sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP), berbasis boarding school alias sekolah sambil mondok.

Pondok Pesantren Al Falah, itulah nama lembaga yang menanungi para pelajar yang sambil mondok. Pesantren ini terbilang pesantren modern, walau dari sisi fisik bangunan dan fasilitasnya lebih mirip pesantren tradisional. Pun demikian dengan para santri yang hampir 100% dari kalangan masyarakat menengah ke bawah, kalau tidak mau dikatakan golongan miskin. Ponpes Al Falah ini berada di bawah naungan yayasan organisasi Muhammadiyah.

Pondok pesantren yang mengunggulkan program Tahfidzul Qur’an ini telah berhasil membawa para santrinya untuk menghafal Alquran bahkan dalam tiga tahun perjalanan, sudah ada santri yang hafalannya sampai 8 juz. Hal ini karena Pondok Pesantren Al Falah Gunem memang benar-benar serius dalam mentarget hafalan Alquran. Namun sayang sekali di pondok pesantren ini belum mengenal dunia literasi, para santri dan asatidz belum tahu apa itu literasi. Memang di pondok pesantren kami ini sudah memiliki perpustakaan, hanya saja buku-buku yang ada di perpustakaan tidak ada satupun buku yang diminati oleh para santri. Ibarat kata, santri baru saja menginjakkan kaki di mulut pintu perpustakaan. Baru saja mereka melihat judul buku-bukunya, kepala mereka sudah pada pusing, perutnya mual dan ingin muntah karena matanya hanya melihat buku pelajaran berjajar rapi tak pernah terjamah tangan manusia. Buku pelajaran seperti Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, buku PAI dan buku sejenisnya nyaris terlihat baru. Dengan buku yang ada membuat para santri tidak memiliki minat membaca dan ogah menginjakan kaki ke perpustakaan sekolah. Hingga saat ini perpustakaan kami tersebut tidak ada pengunjungnya, bahkan menjadi tempat yang tak berpenghuni.

Tidak jauh dari pondok pesantren di mana kami menuntut ilmu – jaraknya hanya beberapa langkah saja – terdapat sebuah bangunan yang tidak begitu besar dan tidak pula terlalu kecil. Tempat itu adalah bangunan Balai Desa Gunem, Kecamatan Gunem. Di sana terbagi beberapa ruangan, salah satunya adalah perpustakaan milik Desa Gunem. Lagi-lagi kondisi perpustakaan desa tersebut bagaikan “kota mati” yang ditinggalkan oleh penghuninya. Tidak ada satupun masyarakat yang pernah berkunjung ke perpustakaan untuk membaca buku-buku di sana. Alasannya sama yaitu buku-buku yang ada sama sekali tidak diminati oleh masyarakat. Perpustakaan itupun berdiri hanya sebatas formalitas umum saja. Di desa ini pun tidak ada bangunan yang bernama TBM (Taman Baca Masyarakat), rumah baca dan sejenisnya. Perpustakaan saja tidak ada yang berminat apalagi taman baca biasa. Kondisi semakin parah, di mana kami yang hidup di pelosok desa, jauh dari akses informasi dan keilmuan. Tidak ada satupun toko buku seperti Gramedia dan yang lainnya.

Sampai akhirnya cahaya penerang menghampiri kami. Ada satu sosok pegiat literasi dari desa yang menginginkan kemajuan pondok pesantren kami dalam bidang literasi. Beliau menghadap pendiri pondok pesantren yaitu K.H Rohmat atau biasanya kami lebih suka memanggil Mbah Rohmat saja, agar lebih akrab jika berbincang dengan beliau. Beliau menyampaikan apa yang beliau angankan yaitu untuk memajukan pondok kami dengan cara memperkenalkan, mengajarkan dan membina para santri pondok dengan dunia literasi. Beliau adalah sosok pendidik, motivator dan penulis buku. Beliau bernama Muhammad Nur Samsi atau yang lebih dikenal dalam dunia perbukuan dengan nama pena Muhammad Noer.

Muhammad Noer telah menulis banyak judul bahkan ada bukunya yang best seller yang berjudul “Hypnoeteacing for Successfull Learning”. Pada tahun 2019 yang lalu, Bapak Mohammad Noer mulai menggerakkan Kelas Literasi di pondok pesantren kami. Launching pertama Kelas Literasi hanya beranggotakan sembilan santriwati saja. Dari angkatan pertama berhasil menerbitkan sebuah buku “Antologi Cerpen: Calon Penghuni Surga”. Petuah dan wejangan Muhammad Noer kepada para santri literasi adalah, “Kualitas tulisanmu sangat dipengaruhi oleh bacaanmu”, artinya bila kita ingin menulis buku yang berkualitas dan berbobot, maka bacalah buku yang berkualitas juga. Untuk mewujudkan petuahnya, Muhammad Noer kerap membelikan kami buku bacaan saat beliau ke Yogyakarta. Semboyan kami sebagai anak asuh Muhammad Noer dalam dunia literasi adalah, “Lebih baik sedikit anggotanya tapi mempunyai karya banyak dan berkualitas, daripada banyak anggota namun tidak punya daya dan karya”.

Pada tahun 2020 ini, santri yang masih setia mengikuti Kelas Literasi Muhammad Noer ada sebelas santri, sembilan santriwati dan dua santriwan. Kelas literasi kami tidak hanya sebatas membaca buku dan menulis buku saja. Muhammad Noer menanamkan jiwa akademis dan budaya intelektual pada kami yang masih duduk di bangku SMP dan SMK. Setiap minggu dalam forum kami, ada satu santri yang membawa acara. Satu orang bagian mempresentasikan buku yang dibacanya. Bukan hanya itu saja, kami yang di forum wajib memberikan pertanyaan yang akan dijawab oleh santri yang mempresentasikan buku bacaannya. Jiwa kemandirian, keberanian, rasa percaya diri senantiasa diupuk dalam mental kami. Bahkan saat Muhammad Noer berhalangan hadir, kami tetap berdiskusi dan melaporkannya dalam bentuk video.

Alhamdulillah sampai saat ini, walaupun keadaan semesta yang tidak baik-baik saja, kami para santri literasi tetap terus produktif dalam menghasilkan karya. Menjadikan santri yang karya raya, dengan memprioritaskan program menulis “One Month One Book”, yaitu setiap bulan kami membiasakan setiap bulan menerbitkan satu judul buku. Para santri literasi telah berhasil menerbitkan 3 karya tulis yaitu “Antologi Cerpen: Calon Penghuni Surga” terbit bulan Oktober 2019 (Penerbit Gestalt, Yogyakarta).

Usai liburan dan pandemi korona, pada bulan Oktober 2020, terbit buku yang berjudul “K.H. Rohmat dalam Kacamata Santri Literasi” (Penerbit Putra Surya, Yogyakarta). Kemudian pada bulan November 2020 terbit buku berjudul “Penelusuran Santri Literasi dalam Merekam Jejak Sejarah MBS Gunem” dan satu lagi yang masih dalam proses penerbitan “Antologi Puisi Santri: Kado Narasi untuk Mbah Sanah yang Sedang Istirahat Dipembaringan”, buku ini sengaja ditulis oleh para santri literasi untuk mengenang jasa dan mengabadikan momen serta kenangan indah kami bersama Mbah Sanah, istri K.H. Rohmat (pemilik Pondok Al Falah), yang sedang menjalani istirahat panjangnya. Ide penulisan dan tema puisi juga atas saran dari Muhammad Noer. Siapa sebenarnya Muhammad Noer itu?

Muhammad Noer adalah seorang pendidik, motivator, penulis buku, sekaligus pegiat literasi dari Purwokerto, namun sudah lama tinggal di Rembang. Beliau memiliki banyak karya yang sudah tersebar di Gramedia seluruh Indonesia. Beliau telah menulis banyak buku antara lain: Hipnoteaching For Kids, Hipnoteaching For Success Learning, Spiritual Hipnoparenting, Positive Teaching, Software Pembelajaran, masih banyak lainnya. Bahkan salah satu buku beliau yang berjudul Hipnoteaching For Success Learning menjadi rujukan skripsi mahasiswa seluruh Indonesia. Antara lain mahasiswa UIN Jakarta (Universitas Islam Negeri) Jakarta, UIN Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Walisanga Semarang, UIN Purwokerto, UMS dan berbagai kampus lain yang ada di tanah air.

Muhammad Noer adalah pembimbing literasi di Ponpes Al Falah Gunem hingga saat ini. Beliau terus mengajarkan kepada para anak didiknya, untuk selalu semangat mengejar target. Meski terkadang terjadi penurunan semangat pada kami. Beliau selalu memberikan kata-kata motivasi untuk membangkitkan semangat dalam jiwa kami. Walaupun dengan keterbatasan fasilitas, beliau tetap mengusahakan bagaimana caranya agar para anak didiknya dapat terus berkarya dan berkembang. Beliau ingin kami sebagai anak didiknya sukses seperti beliau, bahkan lebih sukses dari beliau. Bayangkan saja, betapa hebatnya beliau sampai karya bukunya dijadikan rujukan untuk skripsi mahasiswa seluruh Indonesia. Dengan buku itu juga beliau diundang ke sana ke mari untuk mengisi seminar, motivasi dan bedah buku. Beliau selalu mengatakan bahwasanya, kunci kesuksesan adalah berusaha dan berdoa. Siapa yang tidak bangga mendapatkan pembimbing seperti beliau.

Bagi kami, Muhammad Noer termasuk pegiat literasi yang sangat cerdas. Selain menjadi pegiat literasi dan penulis hebat, beliau juga menjadi tenaga pendidik di sebuah sekolah Muhammadiyah. Beliau mengajarkan banyak hal, perjuangan untuk menjadi orang sukses itu tidak mudah. Banyak rintangan yang harus dihadapi. Perlu keyakinan dan kesabaran tinggi.

Muhammad Noer yang juga mendalami Ilmu Hipnoterapi, Mesmerisme dan NLP (Neuro Linguistic Programming) adalah sosok pribadi yang sangat patut diteladani dalam kegigihannya. Patut untuk dicontoh oleh semua orang dari segi kerja kerasnya, pantang menyerahnya, semangatnya, motivasinya, usahanya, dan lain sebagainya yang ada dalam dirinya. Di dunia ini banyak melahirkan penulis dan pegiat literasi, setiap orang mempunyai prinsip masing-masing. Sama juga dengan kami, para anak didik Muhammad Noer. Dalam Kelas Literasi kami mengenal satu prinsip atau semboyan “Lebih baik sedikit orang tetapi banyak karya, daripada banyak orang tapi tidak berdaya”.

Dalam Kelas Literasi kami memasang target “One Month One Book”. Bagi kami, dalam target tersebut terdapat harapan tersendiri sebagai penulis cilik. Terdapat keinginan suci yang ingin kami gapai. Kami selaku penulis cilik binaan Muhammad Noer tentu saja ingin menciptakan dan membuahkan banyak karya buku. Kami ingin buku-buku kami bermanfaat dan menginspirasi banyak orang. Di samping itu kami juga ingin buku kami tersebar dan dapat diundang ke mana-mana sebagaimana pembina literasi kami, Muhammad Noer. Maka dari itu, kami terus berusaha melahirkan karya. Kami selalu meluangkan waktu dan tidak menunggu waktu luang untuk menulis dan terus menulis. Muhammad Noer senantiasa membina anak-anak didiknya untuk selalu semangat. Menurut kami para santri literasi, dengan didikan atau ilmu yang diberikan Muhammad Noer, kami dapat lebih bisa berkembang. Karena kata-kata motivasi beliau membuka jalan pikiran kami untuk terus maju ke depan.

Muhammad Noer dengan berbagai karya bukunya, menghantarkan beliau diundang di berbagai kampus, pondok pesantren maupun sekolah-sekolah untuk memberikan motivasi, seminar dan bedah buku, di antaranya: Kampus Unsoed Purwokerto (Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto), Universitas Negeri Yogyakarta atau UNY, PGSD Unnes Semarang (Universitas Negeri Semarang), STAIN Jember (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri di Jember), Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, STIE Muhammadiyah Cilacap (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah di Cilacap), UIN Purwokerto (Universitas Islam Negeri di Purwokerto), Perpusda Yogyakarta (Perpustakaan Daerah di Yogyakarta), dan masih banyak lagi berbagai sekolah menengah baik SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) atau SMA (Sekolah Menengah Atas) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) atau MTs (Madrasah Tsanawiyah) khususnya di wilayah Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah, Lampung Sumatra, Kolaka Sulawesi Tenggara dan Jambi serta daerah lainnya yang tidak bisa disebutkan semua di sini.

Pernah suatu hari beliau bercerita, saat dirinya berada di Penerbit Pustaka Insan Madani, Yogyakarta, tiba-tiba beliau ditelepon oleh salah seorang mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Mahasiswa yang menelpon berasal dari Nusa Tenggara Barat dan mengusulkan agar Muhammad Noer berkenan mengisi materi Hypnoteaching di sana. Beliau menyangggupi, dari posisinya di penerbit bergeser ke UNY. Ketika beliau baru mengucapkan salam pembuka, sudah ada beberapa orang yang mengacungkan tangannya tinggi dan saling berlomba untuk memberi pertanyaan. Satu pertanyaan sudah dijawab, lanjut dengan pertanyaaan berikutnya. Beliau tidak sempat presentasi, menyampaikan materinya. Beliau langsung diserbu dengan pertanyaaan. Hebatnya lagi, semua pertanyaan dijawab dengan brilian dan sangat memuaskan. Menariknya lagi, beliau ditanya di depan kelas pascasarjana UNY selama 120 menit alias 2 jam tanpa jeda. Bayangkan saja, beliau tidak sempat menyampaikan isi buku yang ditulisnya, langsung diserang berbagai pertanyaan selama dua jam. Bagi kita, dua jam adalah waktu yang sangat lama, apalagi diserbu dengan berbagai pertanyaan, namun tidak dengan Muhammad Noer.

Kini Muhammad Noer lebih memilih fokus menjadi pembina literasi atau pegiat literasi di Pondok Pesantren Al Falah Gunem. Mengembangkan Pondok Pesantren tersebut agar menjadi lebih dikenal oleh banyak orang. Mengangkat Ponpes yang memiliki banyak prestasi dari santri-santrinya. Menjadi Pondok Pesantren yang bisa memotivasi pondok pesantren lain. Selain sebagai pembina literasi di pondok kami, Muhammad Noer juga mendirikan “Sekolah Guru Menulis” khusus untuk guru-guru saja. Itupun hanya berada di daerah kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, Provinsi Jawa Barat.

Muhammad Noer menjadi lebih tekun lagi dalam menjalani profesinya dalam dunia literasi. Beliau menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan karena Allah SWT semata. Walaupun kehidupan sehari-harinya beliau disibukkan untuk mengisi acara-acara seminar, motivasi dan bedah buku. Kami hanya bisa bertemu dengan beliau satu pekan sehari itupun jarang. Muhammad Noer pernah berkata, “Kalau di Kelas Literasi itu nggak butuh banyak materi, penting itu banyak Membaca, Menulis dan Berdiskusi”. Pesan Muhammad Noer dalam kaitannya dengan budaya akademis, membaca, menulis dan berdiskusi sudah kami lakukan bahkan sudah menjadi rutinitas bagi santri literasi di pondok kami.

Pembelajaran Kelas Literasi di Pondok Al Falah Gunem, tidak pernah menggunakan kelas lengkap dengan meja kursi dan papan tulis. Cukup seadanya. Kadang di serambi masjid. Terkadang kami belajar di sawah atau kebun. Menurut kami dan Muhammad Noer, bahwasanya belajar itu harus terbebas oleh ruang dan waktu. Belajar itu bebas bisa di mana saja. Kalau belajar hanya duduk di kursi, di depan meja dan beberapa tumpukan buku, itu hanya membuat kepala kita menjadi pusing tujuh keliling. Belajar secara formal dapat menambah beban pikiran dan membuat kami mudah bosan. Apalagi kami yang baru duduk di bangku SMP/SMK yang sedang dalam proses pubertas. Anak remaja yang akan menentukan takdir masa depan kami akan menjadi bagaimana?

Kami dahulu sebelum mengenal Kelas Literasi asuhan Muhammad Noer, jika kami berbicara menggunakan bahasa Indonesia, masih tertukar-tukar. Sering mengalami kesalahan. Ketika kami mengikuti kegiatan literasi baru 3 pertemuan saja, kami sudah fasih dalam berbicara dalam bahasa Indonesia. Karena di Kelas Literasi kami diwajibkan harus banyak membaca buku. Ternyata apa yang kita baca akan berpengaruh dalam komunikasi keseharian kita juga.

Kami yang tergabung dalam Kelas Literasi Ponpes Al Falah Gunem mempunyai prinsip mulia yaitu di literasi tidak diperbolehkan meminta uang dari pihak sekolah maupun pondok. Jadi kami mempunyai uang sendiri dari hasil karya-karya kami yang dijual. Waktu buku kami yang berjudul “Mbah Rohmat dalam Kacamata Santri Literasi MBS” kami mendapat uang lebih dari satu juta hasil dari penjualan buku kami di daerah Gunem saja. Hanya dengan menjual 20 buah buku saja. Dalam Kelas Literasi di pondok kami ini memiliki ciri khas yang unik, yaitu tidak pernah ada penyampaian materi. Hanya ada membaca buku, menulis buku, berdiskusi tentang isi bacaan sebuah buku. Bila dalam diri kami mulai terserang rasa malas, maka jurus motivasi tinggi dan terapi psikologi akan beliau keluarkan, sehingga kami selalu good mood.

Kami berencana ketika uang kami sudah terkumpul, maka kami akan jalan-jalan ke Yogyakarta untuk melakukan studi banding di Suara Muhammadiyah, Taman Pintar, Shopping buku dan lain sebagainya. Kata Muhammad Noer “di literasi ini lebih baik mempunyai murid sedikit tapi memiliki beribu-ribu karya buku, daripada mempunyai beribu-ribu murid tapi hanya memiliki satu judul buku saja”. Bagi kami, Mohammad Noer adalah orang yang menginspirasi, memotivasi, dan pokoknya joss banget.

PROFIL PENULIS

Qothrunnada Ashfiya, kelahiran Rembang 12 Oktober 2004. Tinggal di Kota Rembang dari Kecamatan Gunem, tepatnya Desa Trembes RT 10/01. sekarang Menempuh pendidikan di SMK Muhammadiyah Gunem kelas X, juga belajar di lingkungan pondok pesantren sejak dari kelas VII SMP. Adapun karya buku yang pernah ditulis yakni; Antologi Cerpen: Calon Penghuni Surga, dan buku Penelusuran Santri Literasi dalam Merekam Jejak Sejarah MBS Gunem. Aktif dalam berorganisasi terutama di Organisasi IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) sebagai wakil ketua umum, dan aktif di organisasi Pencak Silat Tapak Suci Pondok Pesantren Al-Falah Gunem sebagai wakil ketua juga dan sampai sekarang masih setia dengan literasi; salah satu agenda yang tidak kalah kerennya, yang mengutamakan prinsip membaca menulis dan berdiskusi. Penulis bisa dihubungi melalu akun Instagram: @tehhnadaa_

 

 

 

 

Fadhilatunnisa Aghniya Ramadhani, si bungsu kelahiran Purwokerto 08 Oktober 2007 ini sekarang tinggal di Ds. Trembes RT 08/01 Kec. Gunem Kabupaten Rembang. Menempuh pendidikan di SMP MBS Gunem, lebih jelasnya duduk di bangku kelas IX. Selain gemar menulis ia pun telah meraih penghargaan rekor muri setelah bukunya yang terbit yaitu Balita Menulis Buku, dan buku-bukunya yang masih banyak lagi. Aktif dalam bidang literasi kemampuannya dalam membaca, menulis dan berdiskusi yang selalu ingin ia tingkatkan hanya demi cita-citanya yang sangat ingin menjadi penulis terkenal. Penulis bisa dihubungi melalu akun Instagram: @fdhltnns.a.r

 

 

 

 

Sabrina Miftaqul Jannah, remaja kelahiran 26 Juni 2006. Berasal dari Kota Rembang juga alamat lengkapnya yaitu: Ds Tanjung Kec Gunem Kab Rembang RT 1 RW 3 Nomer 33. Jl Gunem-Tegaldowo, yang sedang fokus belajar di SMP MBS GUNEM kelas IX. Salah satu anak yang sangat aktif dalam dunia literasi dengan motto penyemangatnya yaitu “Saya lebih baik masuk ruangan BK daripada harus kehilangan Pena”, selalu belajar sampai bisa. Mengembangkan sistem belajar dengan membaca menulis dan berdiskusi terutama di Kelas Literasi.

 

 

 

 

 

PROFIL TOKOH PEJUANG LITERASI

Muhammad Noer, demikian nama pena dari pria kelahiran Kabupaten Banyumas (tercatat pada dokumen resmi negara, padahal beliau dilahirkan di Jakarta) pada 8 November 1976, dengan nama lengkap Muhammad Nur Samsi. Nur Samsi, S.Ag selain sebagai Trainer di Sukahaji Waterboom, beliau juga sebagai guru di SMK Muhammadiyah Gunem, Rembang. Sebagai psikoterapi berlisensi dan bersertifikat dari IBH (The Indonesian Board of Hypnoterapi), Neo NLP Society (Neo Neuro Linguisctic Programming), RHI (Rumah Hipnotis Indonesia) dengan sertifikat non akademis CH,CHt, CRM, CI, CT.NNLP. Beliau kini tergabug dalam PRAHIPTI, Perkumpulan Praktisi Hipnosis dan Hipnoterapi yang diakui oleh negara. Dalam dunia literasi Muhammad Noer menjadi pengasuh kelas literasi Ponpes Al Falah Gunem, Rembang. Founder Sekolah Guru Menulis yang ada di Tasikmalaya dan Ciamis.

Beliau juga seorang penulis buku, di antara karyanya antara lain:
1. Software Pembelajaran, Pustaka Insan Madai, Yogyakarta, 2009.
2. Hypnoteaching For Succsessfull Learning, Pedagogia, Yogyakarta, 2010.
3. Saksikan Saya Seorang Musyrik, Pembelaan Pada Hipnosis, Madania, 2010.
4. Positive Teaching, Madania, Yogyakarta, 2011.
5. Hypnoteaching For Kids, Pustaka Insan Pembelajar, Purwokerto, 2011.
6. Spiritual Hypnoparenting, Genius, Yogyakarta, 2011.
7. Virus Gerakan Dakwah Penimbul Fitnah, SMPTC Publisher, Purwokerto, 2008.
8. Drs. Waidi, M.BA, Ed, Sang Penebar Virus NLP, Cakra Media, Purwokerto, 2009.
9. Belajar Hipnotis Praktis bagi Pemula, Pustaka Insan Pembelajar, Purwokerto, 2009.
10. Gendam Hipnotis, Ilmu Hitam Untuk Kejahatan, Pustaka Insan Pembelajar, Purwokerto, 2011
11. Fatwa Ulama Arab Saudi Tentang Hipnotis, Pustaka Insan Pembelajar, Purwokerto, 2011.
12. Miracle Sedekah ala Ippho Santosa dan Yusuf Mansur, Pustaka Insan Pembelajar, Purwokerto, 2012.
13. Senandung Lagu Anak Islam, Pustaka Insan Pembelajar, Purwokerto, 2012
14. Bila Anda Berpikir Bisa, Anda Luar Biasa, Pustaka Insan Pembelajar, Purwokerto, 2010.
15. Do’a dan Dzikir Penangkal Hipnotis, Pustaka Insan Pembelajar, Purwokerto, 2012.
16. Anak Indonesia Gemar Membaca, Panduan Membaca GNIM@Method, 2018
17. KH. Rohmat, Pengibar Bendera Muhammadiyah Gunem, Mugu Publlisher, Semarang, 2019.
18. Kopi Selling, Merubah Mindset, Skill dan Spiritual Penjualan, Mediatama, Yogyakarta, 2018.
19. PAUD Berbasis tauhid, Mengajarkan Nilai Ke-Tuhan-an Sejak Dini, Mediatama, Yogyakarta, 2018.
20. Mengenalkan Literasi Pada Anak Usia Dini, 2020
21. Permainan Edukatif Dalam Pembelajaran Bahasa Anak Usia Dini, Inspirasi Central Indonesia, Lasem, 2020.
22. Aksara GNIM, Inspirasi Central Indonesia, Lasem, 2020
23. Sejarah Bahasa Dalam Peradaban Manusia, Inspirasi Central Indonesia, Lasem, 2020.
24. Hypno Writing, Inspirasi Central Indonesia, Lasem, 2020
25. Memuhammadiyahkan Warga Muhammadiyah, LazizMu Rembang, 2020.
26. The Power of Lisan Emak-emak, Cendendekia Education, Rembang, 2020
27. Laa Tahdzab Ya Bunda, Mengelola Energi Amarah, Cendendekia Education, Rembang, 2020
28. Jangan Bandingkan Aku Dengan Yang Lain, Cendendekia Education, Rembang, 2020
29. Style Learning, Mengenal gaya belajar anak Visual, Cendendekia Education, Rembang, 2020
30. Style Learning, Mengenal gaya belajar anak Auditorial, Cendendekia Education, Rembang, 2020
31. Style Learning, Mengenal gaya belajar anak Kinestetik, Cendendekia Education, Rembang, 2020
32. Aba Azri Sang Penggerak, Putra Surya Santosa, Yogyakarta, 2020.
33. Aba Azri, Konseptor dan Pelopor RSBS, Putra Surya Santosa Yogyakarta, 2020.
34. Aba Azri Pejuang Pendidikan Priangan Timur, Putra Surya Santosa Yogyakarta, 2020.
35. 24 Jam Bisa Menulis Buku, Putra Surya Santosa Yogyakarta, 2020.
36. Wawan Widarmanto, S.Ag, Pegiat Pendidikan Priangan Timur, Putra Surya Santosa Yogyakarta, 2020.
37. Hand Analysis dan Bekam, Alisa Penyakit Lewat Telapak Tangan dan Al Hijamah, Pnduan Praktis Muslim Therapies Community, Putra Surya Santosa Yogyakarta, 2020.

Tulisan Opini Dalam Majalah : 1). Bhaskara dan Euforia Politik, (Persma UMP), 1998. 2). Refleksi IMM Kedepan, (Persma UMP), 1999. 3). Ramadhan dan Aktivitas Masjid Kampus, (Nurani, Majalah IMM UMP Edisi Pertama), 2000. 4). Mahasiswa dan Gelar Kesarjanaan, (Nurani, Majalah IMM UMP Edisi Kedua), 2000. 5). Pancasila dan Tiga Ideologi Dunia, Majalah Tabligh PP Muhammadiyah, Oktober 2019. Naskah Siap Terbit : 1). You Birht Your Personality. 2). Membina Keluarga Islami ala Nabi, Dari Strategi Mencari Istri Hingga Mendidik Si Buah Hati. 3). Muhammadiyah Minded, Dari Islam Kultural Hingga Islam Transnasional. 4). Muhammadiyah Puritan Bukan Muhammadiyah Purikan.
Lampiran Sebagian Buku Muhammad Noer di Google

Related Posts

511 thoughts on “Muhammad Noer, Pegiat Literasi dari Pelosok Desa untuk Indonesia

  1. Fadhilatunnisa Aghniya Ramadhani berkata:

    Alhamdulillah yang dinanti-nanti akhirnya tiba🤣🤣🤗. Terimakasih untuk @tirtabuanamedia, @lokajayamedia dan @perpusdes.id🙏

    1. Tirta Buana Media berkata:

      Alhamdulillah kak. Sama sama kak. Salam!

      1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

        Salam kembalai @tirtabuanamedia🤗

    2. Tri Wahyuni berkata:

      Waaahhh bagus sekali karyanya mbak nia dkk, terus kembangkan bakatmu untuk meraih yg lebih baik lagi

      1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

        @Tri Wahyuni terimakasih kak Komentarnya ❤️

    3. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Alhamdulillah ala Kullu halal❤️
      Terimakasih @tortabuanamedia@lokajaya media@perpusdes dan segenap kakak kakak panitia telah menyelenggarakan event hebat ini, semoga literasi kembali hadir menyapa sang buana❤️❤️

    4. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Alhamdulillah ❤️

    5. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Salam literasi

    6. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Literasi tanpa batas

    7. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      The best🤍

    8. Yaya berkata:

      Literasi Gaada matinya🤘

      1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

        Literasi till i die

      2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

        @yaya Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

    9. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Literasi selamanya

    10. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Alhamdulillah terimakasih atas dukungan dari kalian semua🤍❣️

  2. Sopysn berkata:

    Luar biasa De Aghnia dan sahabat masih muda sudah memulai menulis, semoga jadi penulis profesional yang komitmen menyampaikan haq

    1. Tirta Buana Media berkata:

      Alhamdulillah kak. Terimakasih atas komentarnya. Salam!

    2. Aamiin🤲🤲
      Dukung kami selalu ya kak🥰🥰

    3. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Sopysan Terimakasih banyak kak atas komentarnya 🙏

    4. Terimakasih atas dukungannya kak🤗

  3. Sopyan berkata:

    Luar biasa De Aghnia dan sahabat masih muda sudah memulai menulis, semoga jadi penulis profesional yang komitmen menyampaikan haq

    1. Regita putri Cahyani berkata:

      Iyh memang MB aghniya dan teman”nya…..
      Semangat terusss yh MB nia

      1. Tirta Buana Media berkata:

        Alhamdulillah kak. Terimakasih atas komentarnya. Salam!

        1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

          @tirtabuanamedia❤️❤️❤️❤️🙏🎉

      2. Terimakasih kak atas dukungannya 😍

      3. Qothrunnada Ashfiya berkata:

        Thanks, dukung kami terus ya kak❤️

    2. Tirta Buana Media berkata:

      Alhamdulillah kak. Terimakasih atas komentarnya. Salam!

    3. Aamiin
      Do’akan kami terus ya kak🥰

    4. Terimakasih atas do’anya ya kak😊

  4. Neni Nuryani berkata:

    Maa syaa Allah,,barakallah untuk semuanya,,semoga makin sukses menghasilkan lebih banyak karya hebat luar biasa,,

    Semoga kami bisa mengikuti jejakmu,;
    Banyak motivasi yang di dapat dari haskar nya,semoga dapat kami terapkan.

    1. Tirta Buana Media berkata:

      Alhamdulillah kak. Terimakasih atas komentarnya. Salam!

    2. Aamiin🤲
      Terimakasih bunda Neni🤩

    3. Terimakasih bunda❣️ sudah selalu mendo’akan kami☺️

    4. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Alhamdulillah terimakasih banyak kak☺️

    5. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Neni Nuryani Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  5. Yani nur berkata:

    Tulisannya bagus,enak untuk d baca tidak bertele2 yang terpenting isi tersampaikan sehingga saya yg tidak tahu sosok ust muhammad noer samsi jadi semakin kagum dengan sepak terjang beliau,penulis membawa saya menjadi lebih kenal lagi dengan sosok ust muhammad noer samsi.terima kasih ananda yang berbagi ilmu semoga tambah lagi karyanya…

    1. Tirta Buana Media berkata:

      Alhamdulillah kak. Terimakasih atas komentarnya. Salam!

    2. Aamiin 🤲🤲🤲
      Do’akan saja semoga kami bisa membuat karya yang lebih banyak lagi dan juga menginspirasi anak negeri bahkan dunia🤗

    3. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @ Yani Nur Alhamdulillah Syukran kak🙏

  6. Nina berkata:

    Trimakasih… Sudah membangunkan kembali jiwa literasi saya sempat tertidur… Barokalloh untuk semuanya..

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Nina Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  7. Nina berkata:

    Terimaksih sudah membangunkan jiwa literasi saya yang sempat tertidur… Barokalloh untuk semuanya

    1. Tirta Buana Media berkata:

      Alhamdulillah kak. Terimakasih atas komentarnya. Salam!

    2. Barakallah kembali sudah membaca karya kami☺️

    3. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Nina Masyaallah Jazakillahu Khairan atas komentarnya 🤍

  8. Nina berkata:

    Trimakasih untuk smw inspirasiny😍

    1. Tirta Buana Media berkata:

      Alhamdulillah kak. Terimakasih atas komentarnya. Salam!

      1. Niswa berkata:

        Semangat Nada dan teman2 😘😘😘

        1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

          @Niswa Alhamdulillah Syukran mbaa Niswaa, terimakasih selalu support Nada 🤍🥰

  9. Abdullah Zaini berkata:

    Memang pak Nursamsi orangnya menginspirasi sekali, semangatnya yang ingin membuat pondok pesantren Al-Falah berkembang akhirnya bisa terwujud walaupun belum tereujud sepenuhnya. Semangat terus untuk para santri literati MBS Gunem.

    1. Terimakasih ustadz Abdullah Zaini atas semua do’a dan dukungannya🙏🙏😊

    2. Pak boleh ikut belajar teknik mesin nggak 🤭

      1. Boleh kok asal jenis kelamin nya laki-laki🤭

        1. Elin berkata:

          Berarti aku nggak bisa ikut dong

          1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

            @Elin Bisa

  10. Muhammad saifullah amin berkata:

    Subhanallah, masih kecil tapi sudah berani ikut berpartisipasi dalam lomba literasi, tingkat nasional lagi. Dan amazingnya terjaring dalam 15 Pemenang Tulisan terbaik.

    Jujur, sebagai orang yg sudah berumur saya kagum pada mba Aghniya, Mifta dan Nada yang sudah menelorkan tulisan apik. Dengan gaya bahasa sederhana namun menarik. Esensi dari tulisannya juga natur, mengalir, apa adanya dan sungguh menginspirasi. Selamat dan semangat

    1. Terimakasih atas dukungannya.
      Do’akan kami semoga menjadi yang terbaik🥰🥰🥰

    2. Terimakasih atas dukungan nya kak🙏

  11. Muhammad saifullah amin berkata:

    Trimakasih ya dek Nia, Mifta dan Nada sudah memberikan inspirasi dan motivasi pada kami dalam budang literasi

    1. Terimakasih kak, do’akan kami selalu😊

  12. Iyar wiarsih berkata:

    Masyaalloh de agnia & semuanya makin sukses ya, terus brkarya 😊

    1. Aamiin🤲. Syukron atas semua do’anya kak❣️

  13. Iyar wiarsih berkata:

    Masyaalloh de agnia & semuanya makin sukses ya, terus brkarya 😊
    Ustadz noersamsi memang org yg luar biasa dngn ilmunya dia pun ramah masyaalloh.

    1. Aamiin. Do’akan yang terbaik untuk kami ya kak🤗

  14. Bunda Sarah berkata:

    Luar biasa. ustadz Noer, dengan semangat nya beliau pasti akan tumbuh generasi” muda yang berpotensi terutama dalam literasi. semangat terus untuk kebaikan ummat.

    1. Terimakasih atas dukungannya

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Terimakasih doanya bunda Sarah❤️

  15. Sopyan berkata:

    Lanjutkan perjuanganmu De, belia berkarya

    1. Terimakasih atas dukungannya kak😊

  16. Wila ummu ayra berkata:

    MasyaAlloh tulisan yang menginspirasi👍

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Ummu Arya Alhamdulillah terimakasih kak🙏

  17. Marta Anggit Aulia Sari berkata:

    Semangat ya kakak², berkarya untuk hidupkan dunia, semangat terus yaaa😁❤️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Marta Anggit Auliasari Alhamdulillah terimakasih komentarnya kak, Semangatt untuk Kitaa❤️

    2. Terimakasih kakak
      Dukung kami selalu ya kak💪💪

    3. Iya trimakasih ya kak @Marta Anggit Aulia dari🤗

  18. Kageyamaa berkata:

    Kereennn Hebatt.😊😁😆😆

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @kageyama❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

  19. Kageyama_san berkata:

    Semangat terus untuk menuliss 😊😊,, karyanya kereennn .

    1. Qothrunnada berkata:

      @Kageyama san ❤️

  20. Shelfi berkata:

    Good job good luck 🙂

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Kageyama @Shelfi Thanks Kakkk Shelfiii❤️❤️❤️❤️

  21. zakiyya berkata:

    tetap semangat✊

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @ Zakiyya Siapp☺️

  22. Regita putri Cahyani berkata:

    Subhanallah MB Nia dan teman” hebat sekali masih SMP dan SMA sudah pintar sekali berkarya.
    Semangat terus yah MB Nia…

    1. Iya trimakasih kak @Regita putri cahyani

  23. Regita putri Cahyani berkata:

    Tulisan nya sangat memotivasi sekali..
    Semoga mb Nia dan teman” makin sukses dan dapat mambahagiakan kedua orang tua.

    1. Aamiin 🤲. Terimakasih atas doanya kak🥰

  24. Tukimen berkata:

    Tambah semangat lagi mbk nada,mbk miftah,mbk nia semoga kalo ikut lagi bisa menang……..

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Alhamdulillah siap Dek☺️👍

    2. Iya terimakasih kak🙏
      @Tukimen?🤔🤔

    3. Iya makasih mbak @Tukimen🙏

      1. Tukimen itu laki-laki atau perempuan?🤔🤔🤔🤔

    4. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Oke bang tukimen👍👍

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Terimakasih bang❤️🙏

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @subandi makasih selalu support🤍

  25. Niswa berkata:

    Masya Allah.. tetap semangat dikku 🤗

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Jazakillahu Khairan Katsir mbaakuu❤️🙏

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Niswa syukran Mbakku, yang selalu setia mensupport nada💙

  26. Niswa berkata:

    Selalu belajar dalam setiap pengalaman baru, terus berkarya dan semoga sukses 🤗

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Siap, Terimakasih sudah sempat mampir memberikan komentar mbakyu❤️

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      In Syaa Allah, Siapp mba😍

    3. Kami akan selalu berusaha menjadi yang terbaik 👍👍

  27. Meksong berkata:

    Semangattt ya kalian semua, good luck 😉

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Thebesst Makasii Kak Elsaa🥰

    2. Okhe trimakasih kak @ meksong🙏

  28. Irfan Jamallullail berkata:

    MasyaAllah. Saya tahu betul bagaimana semangat dan dedikasi Pak Nur Syamsi untuk menggerakan literasi di desa Gunem. Semoga beliau tetap diberikan kesehatan dan kekuatan untuk tetap menebar semangat literasi kepada kader-kader belia, terutama di SMP MBS Gunem/PP Al Falah.

    Untuk Agniya, Miftah dan Nada kalian luar biasa. Semoga lomba ini menjadi batu pijakan bagi kalian untuk melangkah lebih jauh menggapai apa yang kalian cita kan. Semoga Allah meridhoi. Aamiinn

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Alhamdulillah, Syukran Ustdaz🙏😊

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Alhamdulillah, Syukran Ustdaz 🙏😊

    3. Syukron ustadz Irfan❣️
      Ustadz ter the best

    4. Alhamdulillah Syukron ustadz🙏

  29. Dita Cahya putri berkata:

    Semangat!!!

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Dita Cahya Putri
      @Afi sakanun j
      Uwu Makasiii❣️

    2. Qothrunnada berkata:

      Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  30. Afi sakanun j berkata:

    Semangat buat kalian

  31. Qothrunnada Ashfiya berkata:

    Thanks, dukung kami terus ya kak🤗

  32. Sabrina nur amanda hardiyanti berkata:

    Semangat kakak🙃

  33. Sabrina nur amanda hardiyanti berkata:

    Semangat terus kakak🙃

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @ Sabrina Makasiihh kak nanaaa❤️🥰

  34. Fajriatus sholikhah berkata:

    Semangat kalian!!

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Fajriatus uwuuu Tq kakkk Atuss🤗❣️

    2. Qothrunnada berkata:

      Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  35. Najwa berkata:

    Semangattttss♥️♥️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Najwa Alhamdulillah makasii Komentarnya 🥰

    2. Qothrunnada berkata:

      Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  36. junida zakiyyatul L. berkata:

    Tetap semangat……✊✊✊
    semoga kedepannya akan
    lebih maju
    Amin…..

    1. Aamiin🤲🤲 Syukron dek atas do’anya🙏

    2. Aamiin…makasih kak @Junida

    3. Qothrunnada berkata:

      @junida, aaminn❤️❤️🔥

  37. Wiwin berkata:

    Semangat kakak🥰🥰🥰

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @wiwin Tengkyu Wiwin dukung bon Terus ye🥰

  38. Lestari berkata:

    Wah, pak Syamsi kisahnya sangat menginspirasi sekali1😄

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @lestari😍😍😍

    2. Qothrunnada berkata:

      @lestari Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  39. Winchill berkata:

    Semoga bisa berkarya lebih banyak lagi1😘😘😘

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @wiwin Aamiin Dukung teruss ya, Ayo bikin karya bareng

    2. Qothrunnada berkata:

      @winchill Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  40. Dwi berkata:

    Semoga bisa menjadi pemenang juara1🤗🤗🤗

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Alhamdulillah masuk 15 terbaik aja udh Seneng banget apalagi juara 1 masyaalah 😍

      1. Benar banget itu mba👍👍👍👍👍
        Senengnya itu banget lah pokoknya🤭

        1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

          Polll❤️🔥😭

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      🔥❤️👍

  41. Anisah berkata:

    Semangat kakak✊✊

  42. Rona berkata:

    Kisahnya menginspirasi sekali👍👍👍

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Makasih rona❤️

  43. Nada berkata:

    Keren banget kisahnya👌👌

    1. Qothrunnada berkata:

      @winchill Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  44. Kasima berkata:

    It’s amazing😱😱😱

  45. Nizar berkata:

    Semoga bisa menghasilkan karya lebih banyak lagi🥰🥰🥰

    1. Qothrunnada berkata:

      @Nizar Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Al.Qaiss🙏❤️

  46. juni berkata:

    semangat kakak😍😍

    1. Qothrunnada berkata:

      @juni Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  47. junida berkata:

    karyanya menginspirasi sekali👍👍👍

  48. kiyya berkata:

    fighting kak🔥🔥🔥

    1. 😱😱😱😱😱😱😱😱😱😱

  49. umi berkata:

    keren banget tulisannya

    1. 😘😘😘😘😘😘😘😘😘

    2. Qothrunnada berkata:

      ❤️

    1. Mau aku bales dengan emot yang sama malah nggak punya

      1. 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

        1. Ratih Nur azizah berkata:

          Semoga kalian semua dapat juara, karyanya sangat menginspirasi😄

          1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

            @Ratih Nur Azizah 🙏❤️❤️

    2. Qothrunnada berkata:

      @Hidayah Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  50. nida berkata:

    🔥🔥🔥🔥🔥

    1. 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥

  51. zaki berkata:

    semoga dapat juara

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Zaki Aamiin Makasih Kak doanya🙏

  52. uni berkata:

    pak syamsi memang it’s the best👌👌

  53. atul berkata:

    jangan pantang menyerah✊✊✊

  54. sumarni berkata:

    i like that😍😍😍

    1. Qothrunnada berkata:

      @sumarni Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  55. canda berkata:

    ♥️♥️♥️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Sinta , Alhamdulillah terimakasih sudah mampir sembari memberikan komentarnya 🙏

  56. sajalah berkata:

    tak dukung selalu❣️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Dianya sapa?🥺

  57. Bang idok berkata:

    Sangat menginspirasi terus kembangkan potensi ciptakan inofasi inofasi baru untuk mengajak genersinmasakini untuk tau ilmu & informasi agar bisa membantu negri untuk lebih baik lagi
    selamat buat kalian yang telah berhasil jangan puas dengan hasil yang sudah dicapai terus bawa nama baik almamater kalian (pondok alfalah& smp MBS genem) kami hanya hanya bisa bantu dangan doa untuk kesukseaan kalian semua

    Terus semangat

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @bang Idok terimakasih banyak bangg, dukung kami terus ya🙏🙏👍

    2. Terimakasih atas dukungan nya bang🙏

  58. Oktavia berkata:

    Semangat berkarya anak-anakku, tidak ada proses yang mengkhianati hasil. Sukses slalu, ditunggu karya selanjutnya.

    1. Guru bahasa Indonesia Ter the best❣️

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @oktavia Alhamdulillah Terimakasih Sudak meluangkan waktunya untuk memberikan komentar Buu Via😍

    3. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      The best of guru bahasa Indonesia 🤩❤️🤗

  59. Nazila berkata:

    Amazing

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @nazila uwuuu💙

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Nazila 🤩❤️

  60. Naylanurshiha berkata:

    Semangat yaa kakak nada😂❤️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @naila Siapp☺️🥳😍😍

  61. Umi Saroh berkata:

    Selamat sudah mengharumkan kota garam…Tulisannya Bagus…terus berkarya…literasi jendela dunia….semoga sukses

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @umi saroh aamiin Kota garam semoga lebih Terkenal kedepannya ❤️❤️❤️💪☺️⚓

  62. Nining berkata:

    Alhamdulillah barokalloh buat Kartini masa kini, tulisan kalian sangat menginspirasi. Semoga makin semangat dalam belajar dan berkarya.

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @nining terimakasih kak❤️❤️

  63. Arum Sri Wahyuni berkata:

    Tulisan yang mampu menginspirasi dan memotivasi generasi milenial agar lebih giat berliterasi… semangat dan sukses selalu adik-adik dari kota garam tercinta

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Terimakasih kak Arum❤️💪

  64. Mei berkata:

    Luar biasa semangat Kartini-kartini kecil ini, semoga kelak menjadi pegiat literasi juga seperti Bapak Muhammad Noer. Semoga semakin sukses ke depannya.

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Mei Aamin💪❤️❤️

  65. Naila berkata:

    Karyanya bagus dan dapat menginspirasi untuk giat beliterasi

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @naila💪🎉🥰

  66. Umu rusda berkata:

    MasyaaAlloh..barokallohufik…

    1. Qothrunnada berkata:

      @umu Rissa❤️🙏

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Syukran ini rusda❤️☺️

  67. Yuni berkata:

    Semangat kakak 💪

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      thanks putri🤗🤍

  68. Lestari berkata:

    ❤️❤️❤️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      🤗❤️❤️

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      👍🔥

  69. Monika berkata:

    Semoga jadi pemenang

    1. Fadhilatunnisa Aghniya Ramadhani berkata:

      Aamiin🤲🤲🤲

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Makasih kak Monica❤️

    1. Kira-kira temannya motyun namanya siapa ya?🤔🤔🤔

      1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

        Motyin siapa bun

    1. Kaalu ini saudaranya motyun, ada yang kenal nggak?🧐

      1. a berkata:

        nggak kenal aku

  70. Qothrunnada berkata:

    Makasih kak Monica❤️

  71. Tantri berkata:

    Sangat menginspirasi sekali

    1. Qothrunnada berkata:

      Makasih kak Tantri❤️🤗

  72. Saputri berkata:

    Semangat mbak-mbak

    1. Iya cinta ❣️
      Tapi boong….🤭

      1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

        Ahh PHP:(

  73. Anti serangga berkata:

    Semoga menjadi pemenang

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Oke anti diam mantap

    2. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Semongko

  74. Anti sopan berkata:

    Kisahnya bagus sekali

  75. A berkata:

    Very very good

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Ayo kemana nih?😊❣️

  76. Cahya berkata:

    Subhanallah karya MB aghniya dan teman” bagus dan sangat menginspirasi sakali….
    Semangat terus MB Nia dan teman”

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @cahya ❣️

  77. Bardi berkata:

    Alhamdulillah dapat juara semangat terus tim literasi tak dukung……💪

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Oke mas bardiman🤩

      1. Mas Bardiman bukannya yang suka bilakhbalik kesawah ya?🤔

  78. Qothrunnada berkata:

    Siapa itu motyun

    1. Aku juga bingung siapa ya?🤔🤔🤔

  79. Qothrunnada Ashfiya berkata:

    ☺️☺️💙

  80. Misuki Mei berkata:

    Berkaryalah yang banyak

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @misuki Mei bismillah ❣️😊

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @wawa❣️❣️❣️

  81. Riana Widya K berkata:

    Rembang bangga punya anak muda seperti kalian Aghniya, Mifta, Nada. Teruslah berkarya, teruslah menginspirasi, dan menjadi lebih baik. Keep fighting ☺️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Thanks Bu Riana❤️❤️

  82. Ndandol berkata:

    Goodjob

  83. Nadnad berkata:

    Sukses terus kaaak

  84. Yaya berkata:

    Good luck🥳

  85. Tehh nada berkata:

    Semangat kakak cangtip❤️❤️❤️

  86. Namaku adalah berkata:

    WYATB💙

  87. Nadul berkata:

    💪🥳

    1. Qothrunnada berkata:

      @Nadul🤩

  88. Pesilat muda berkata:

    ❣️❣️❣️

  89. Qothrunnada Ashfiya berkata:

    Keep hamasah🔥🔥🔥

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      🥳🥳

  90. Putri berkata:

    Mantap kak nada dan teman”

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Putri🤍❤️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      ❤️❤️

    2. Suka-suka nongkrong dipinggir jalan
      Hayo siapa yang tau lirik berikutnya…

  91. Qothrunnada berkata:

    @Nadul🤩

  92. zurta 'aina salsabila berkata:

    ❤️❤️❤️❤️semangat

    1. ❤️❤️❤️❤️semangat too

  93. Nanaz berkata:

    Semnagat semua

  94. Nazilll berkata:

    Good job

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Terimakasih atas semua apresiasinya kak. salam literasi ❤️

  95. zurta 'aina salsabila berkata:

    ❤️❤️👍

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  96. zurta 'aina salsabila berkata:

    keep spirit

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  97. Yani berkata:

    Mantap MB Nia dan teman”👍👍

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Kia Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  98. Qothrunnada berkata:

    Literasi tanpa batasan❤️❤️

  99. Qothrunnada Ashfiya berkata:

    Literasi tanpa batas

  100. Trica berkata:

    Semangat terus MB Nia dan teman” semoga karya kalian semua dapat membangga kan kedua orang tua🙂👍

  101. Taput berkata:

    Waw hebat sekali MB Nia dan teman”😘👍👍👍👍👍

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @taput Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @nyak Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

      1. Asem berkata:

        Yo Yo ayo Yo ayo Yo Yo ayo

  102. Fefe berkata:

    Bangga aku punya MBS Gunem

  103. Khoir berkata:

    Bangga sama kelahiran kota Garam punya pegiat literasi yang pantang menyerah

      1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

        Rembang Bangkit ❤️🔥⚓

      2. Garam berkata:

        Rembang bangkit✌️

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @khoir Terimakasih atas semua apresiasinya kak. Salam literasi ❤️

  104. Ihsan berkata:

    Dji dabel o dije o be

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @ihsan 👍

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      @Zidan Semangatt Kaka🔥

    1. Qothrunnada Ashfiya berkata:

      ❣️

  105. Qothrunnada Ashfiya berkata:

    @Elin Bisa

  106. Liana berkata:

    Semangat kakak💪

  107. Nafi berkata:

    Bangga punya kota Garam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *