TOA

Daftar Pemenang 50 Karya Terbaik Lomba Menulis Esai Perpustakaan

Ucapan Selamat, Terima Kasih dan Apresiasi Setinggi-tingginya kami sampaikan kepada para pemenang. Berikut adalah Pemenang 50 Karya Terbaik Lomba Menulis Esai Perpustakaan

  1. Revitalisasi Paradigma “Nurani Literasi Desa” Di Kalangan Masyarakat Pedesaan Madura – Abd. Warits
  2. Peran Perpustakaan dalam Gerakan Literasi Baca untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MIN 5 Demak – Abu Khoir Tri Utomo
  3. Strategi Membangun Perpustakaan Desa yang Ideal di Era Milenial – Ahmad Syamsuri, S.Pd.I
  4. Pusdalang: Perpustakaan Daur Ulang sebagai Sumber Peningkatan Minat Literasi Guna Pengembangan Kualitas Generasi – Alfin Dwi Novemyanto dan Ika Uswatun Hasanah
  5. Serasi (Sanggar Literasi) Taman Baca Sekaligus sebagai Tempat Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dan Melatih Kreativitas Warga Desa Blerong, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak dengan Sistem Up-Cycling – Ali Wahyudi
  6. Revitalisasi Perpustakaan Desa sebagai Solusi Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19 – Andi Asrawaty
  7. Readmore: Inovasi Perpustakaan Modern Berbasis Video Animasi dan Donasi sebagai Upaya Peningkatan Minat Baca Anak-Anak di Desa – Andreas Togatorop
  8. Pemuda, Perpustakaan, dan Sampah – Aziz Rahmat Zatnika
  9. Pudes Breco: Gagasan Mencipta Perpustakaan Desa Kekinian – Bahar Sungkowo
  10. Peran IPNU-IPPNU sebagai Gerakan Pemuda dalam Mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) untuk Menggerakkan Roda Literasi Bangsa Indonesia – Binti Mukanah
  11. Strategi Baca, Teliti, Tulis (BTT) Berbantuan Media Jurnal Literasi Digital (Julid) sebagai Solusi Penguatan Kesadaran Literasi Masyarakat di Wilayah Pedesaan – Binti Nuriyati Rahayu
  12. Kisah Perjalanan Gerakan Literasi di Desa Warungbanten – Budi Harsoni
  13. Rumah Cita: Perpustakaan Desa Berbasis Literasi, Inovasi dan Kolaborasi – Choirun Nisa
  14. Membangun Kedaulatan Literasi di Wilayah Pedesaan dengan Cara Melakukan Gerakan Literasi Digital dan Studi Pemberdayaan Pemuda melalui Program Sistem Informasi Potensi Kreatif Desa di Jambi – D. Rakyan Erlangga Rizki Wardhana
  15. Halaman Indonesia: dari Perpustakaan Desa hingga Ruang Kreatif – Dimas Indiana Senja
  16. Motelali: Inovasi dalam Upaya Meningkatkan Mutu Perpustakaan Desa dan Mutu Literasi – Divo Afrianto dkk.
  17. “Pulsa Gratis” Masa Pandemi di Banjar Selat – Dra I Gusti Ayu Menaka
  18. Smart Library: Inovasi Perpustakaan Pintar melalui Kolaborasi Penta-Helix – Enna Hasna Ainun Nuurul Ma’Rifah
  19. Smart Perpusdes: Inovasi Aplikasi sebagai Penyedia Layanan Perpustakaan Desa untuk Memudahkan Masyarakat Desa dalam Menghadapi Era Digital – Farisabila Hadi Kusumawardani
  20. Upaya Peningkatan Literasi Baca-Tulis Masyarakat Pedesaan melalui Gerakan Keluarga Gemar dan Cinta Membaca (GAMACCA) – Firmansyah
  21. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Literasi Pedesaan di Desa Selinsing Kabupaten Belitung Timur – Heriyanto,S.H.I.
  22. Mendobrak Mindset Warga Desa tentang Literasi – Junaedi, S.E.
  23. Perpustakaan Desa sebagai Bentuk Upaya Peningkatan Performa Kehidupan Bangsa – Latif Setyabudi dan Diva Meisya Maulina Dewi
  24. Ini Perpus Ala Dilan (Inovasi Terkini Perpustakaan Ala Desa Inspiratif dan Unggulan) Berbasis “Modern Literacy 4.0 dan Society 5.0 Guna Membangun Kedaulatan Literasi di Wilayah Pedesaan – Lusiana Rahmawati
  25. Strategi Gerakan Literasi Desa di Era Disrupsi – M. Asep Rahmatullah
  26. Indonesia Pustaka: Wahana Preventif Literasi melalui Kesatria Sastra sebagai Sistem Pendeteksi Kegemaran Literasi secara Real-Time Berdasarkan E-Participation Masyarakat Lokal di Pedesaan – Mazroatul Khusni
  27. Membangun Literasi Perpustakaan Keluarga di Kalangan Pemuda di Wilayah Pedesaan– Mohamad Feri Fadli
  28. Tapak Dihyah PROject – Muhammad Dahlan.S.Pd.M.Pd
  29. Getok Tular Literasi melalui Folklore Kearifan Lokal – Muhammad Erdiansyah Cholid Anjali
  30. Menerangi Jalan Sunyi Pegiat Literasi – Muhammad Ivan
  31. Membuka Mata Tunanetra Desa: dengan Telinga Aku Mengerti Dunia, dengan Jari Aku Berkarya (Studi pada SLB Negeri Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan) – Muhammad Rizki
  32. Mengulik Kembali Peran Perpustakaan melalui Program Literasi Digital demi Terciptanya Peradaban Indonesia – Nabila Eka Agustin
  33. Mahasiswa Sebagai Pionir Rumah Literasi (Ruli) untuk Media Penyimpan Khasanah Budaya di Desa Jurang Belimbing – Nadia Elisabet Br. Hutapea
  34. Secercah Inovasi untuk Meningkatkan Minat Literasi – Nadia Nur Hafizah
  35. Strategi Penggerak Membangun Kreativitas di Taman Baca Masyarakat (Studi di Taman Baca Sigupai Mambaco Aceh Barat Daya) – Nita Juniarti
  36. Pelampung (Pustaka Terapung dalam Kampung) untuk Meningkatkan Minat Baca di Wilayah Pedesaan Provinsi Kalimantan Selatan – Nur Kholipah
  37. Revitalisasi Budaya Literasi dalam Representasi Tahap Awal Perjuangan untuk Meningkatkan Pertahanan Bangsa – Nurul Khasanah
  38. Integrasi Tiga Pintu, Wujudkan Taman Baca yang Efisien – Partomo
  39. Edukasi Literasi Terhadap Masyarakat melalui TBM Gentong Pasir (MACATONGSIR): Praktik Baik Kreatif Inovatif Gerakan Literasi Masyarakat di Desa Langensari Kabupaten Sukabumi – Roni Fardiansyah
  40. Membangun Literasi Pedesaan oleh Pemuda – Salamah Sulistya Ningrum
  41. Piala (Pohon Literasi Anak Gembala) Upaya Mewujudkan Anak Gembala yang Berakhlak Mulia – Sartika
  42. Smartly: Pengintegrasian Stakeholder dalam Mewujudkan Perpustakaan Desa yang Berkualitas untuk Menumbuhkan Minat Baca Masyarakat di Era Revolusi 4.0 – Siti Zamzawiyah
  43. Putera Pelita (Perpustakaan Terapung Penggerak Literasi Bangsa untuk Lentera Pelosok Desa) – Syaripudin
  44. GLP2G: Inovasi dan Optimalisasi P2G Dengan Metode Tambahkan (Tampung, Baharui, Salurkan) – Viona Margaretha
  45. Smart Library Keluarga (SE-RAGA); Perkaya Waktu Keluarga dan Berantas Kebodohan di Tengah Pandemi – Wahyu Fitrina Defi, M.Pd
  46. Pemuda sebagai Penggerak Literasi dan Penangkal Hoaks – Yodi Kurniadi
  47. Library for All : Inovasi Perpustakaan Desa dengan Bangunan Khas Daerah Berkonsep Internet of Things – Yohanes Maruli Arga Septianus
  48. Merintis Diri, Meramahkan Liyan, Berbagi di Angkringan: Upaya Membangun Kedaulatan Literasi di Wilayah Pedesaan – Yudha Adi Putra
  49. Dialektika “Cek Kepo” Sebagai Solusi Membangun Literasi Nusantara Melalui TBM (Taman Baca Masyarakat) – Yusuf Ali Putro
  50. Layanan Setulus Hati (Perhatian dan Diperhatikan) – Yusuf Taziri

Pemenag Terbaik 1, 2, 3 dan Pemenang Favorit Pilihan Juri dan Pilihan Netizen akan kami umumkan pada tanggal 22 Maret 2021.

Kami mengajak kepada seluruh Pegiat Literasi Nusantara untuk membantu kami dalam memilih 3 Pemenang Favorit Pilihan Netizen dengan cara memberikan komentar terbaik untuk karya-karya tersebut di atas pada setiap tulisan (link ada dalam daftar masing-masing pemenang di atas).

Related Posts

13 thoughts on “Daftar Pemenang 50 Karya Terbaik Lomba Menulis Esai Perpustakaan

  1. Fauziah A berkata:

    lomba yang cukup bagus untuk perkembangan literasi di Indonesia. mari kita dukungterus program seperti ini. jayalah literasi nusantara

  2. zainal berkata:

    Cek Kepo. wkwk. judul paling asik dan unik. aku jadi kepo

  3. Deva Dewangga berkata:

    ikut kepo juga lihat karya ini, keren pokonya tirtabuana media. karya-karya yang bikin kepo pembaca

  4. Harto berkata:

    mas guru Yusuf Ali Putro, sosok pengerak literasi yang rendah hati. selalu membantu anak anak desa meraih juara, sukses selalu mas guru. semoga panjenengan juga sukses menjadi juara. karya keren. pengerak keren.

  5. Herawati berkata:

    Cek Kepo, the best quality of all existing essays, worthy of being a champion. very good presentation

    1. Deva Dewangga berkata:

      ahlinya ahli

  6. Qomar Sasmita berkata:

    karya “Mengulik Kembali Peran Perpustakaan melalui Program Literasi Digital demi Terciptanya Peradaban Indonesia – tulisan Nabila Eka Agustin ini keren. layak juara.

    1. Herawati berkata:

      his work is cool, creating literacy applications. cool

  7. Ardilah berkata:

    aku mah pilih karyanya pak yusuf ali putro, kepo banget

    1. zainal berkata:

      betul, besok biar buat judul tarik sis semongko. wkwkwk. judul kreatif namanya

  8. Heykal berkata:

    cek kepo ya

  9. Supardi berkata:

    jadi kepo siapa pemenangnya, kepo poll

  10. Ardilah berkata:

    setuju yang kepo yang juara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *